Tentang tidak adanya sekutu dalam cinta kepada Allah SWT


Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani r.a mengatakan bahwa betapa sering kamu mengatakan “Setiap orang yang aku cintai itu,kecintaanku terhadapnya tidak akan pernah abadi,antara aku dan dia terhalang oleh perpisahan,perselisihan,dan bermacam-macam halangan,baik berupa keretakan maupun kehilangan.” Maka kamu akan dijawab”Tidaklah kamu mengetahui wahai orang yang dicintai,bahwa sesungguhnya terdapat dalam dirinya suatu keinginan yang kemudian dipecah oleh takdir Allah dan mengubahnya.” Kemudian keinginan tersebut membuat “Kemah” keagungan,kekuasaan,dan kewibawaan,di sekitar dirinya.Sedangkan orang yang berada dibawah keinginan itu menghadirkan “Parit” Kebesaran dan pengaruh.Maka keinginan tersebut tidak dapat selamat dalam hati.Pada saat itu seluruh hal yang bersifat duniawi tidak dapat mempengaruhi hati,karena semua itu berada diluar pengaruh hati.Maka dari itu hanya kepada Allah lah kamu berserah diri dan tidak ada sekutu lain dalam-Nya.Allah memberikan kasih saying kepadamu dalam bentuk nikmat,rezeki dan kesehatan.Maka dari itu kita sebagai hamba Allah menjadi mulia dengan-Nya,kita disayangi dan dijaga karena adanya karamah Allah maka hal itu menjadi penjaga mereka,penolong dan pelindung di dunia dan akhirat kelak ~


Sumber : Buku Menyikap Rahasia-Rahasia Ilahi “Maqalah ke-30”

0 Komentar