Untuk Kalian Yang Rindu Kemenangan


"Wahai kalian yang rindu kemenangan,wahai kalian yang turun kejalan demi mempersembahkan jiwa dan raga untuk Negeri tercinta" - Mars Mahasiswa

Sebentar lagi masa Ospek atau PKKMB akan segera dimulai di masing-masing kampus.Para Maba sangat antusias dan bersiap-siap untuk menyambut event tahunan ini,dan menjadi acara peralihan dari masa SMA menuju masa perkuliahan serta masa adaptasi awal di tempat mereka kuliah.Di kampus-kampus terlihat panitia baik dari universitas maupun fakultas mengadakan rapat untuk acara tersebut.Mereka merumuskan  tentang apa yang akan disajikan kepada adik-adik mereka dan juga formasi siapa yang paling bagus untuk masuk rekor duniaTerlihat di akun sosial media telah banyak bermunculan postingan twibbon dengan caption yang keren,entah itu mengutip kata-kata dari para politikus atau sebangsanya.
.
Akan ada kakak tingkat yang berlagak galak dan mencari sensasi dengan menyuruh adik-adiknya dengan pekerjaan berat yang kebanyakan tidak beresensi.Kebanyakan mereka hanya akan terlihat garang didepan juniornya namun lemah terhadap birokrat kampus dan juga pemerintah.Setidaknya masa-masa ospek adalah masa yang tidak akan terlupakan bagi semua orang dan juga sedikit menjengkelkan bagi sebagian orang
.
Setelah Masa Ospek berakhir mereka dilantik di lapangan rektorat dan mereka akan resmi menyandang gelar Intelektual yang ada di Indonesia,yaitu MAHASISWA.Rasa bangga akan muncul dan semangat yang membara telah muncul dari jiwa dan raga mereka,setidaknya itu adalah salah satu hari yang bahagia untuk mereka
.
Berbicara tentang Mahasiswa,umumnya akan muncul 3 jenis mahasiswa setelah melewati beberapa fase diatas.Yang satu adalah mahasiswa yang fokus terhadap kuliahnya,kedua adalah mahasiswa yang mulai terbuka pikiranya,dan yang terakhir adalah mahasiswa yang cari AMAN atau netral
.
Memang dari kecil kita memiliki hak untuk memilih mana yang baik dan mana yang buruk .Saat remaja,kita akan diberikan beberapa pilihan menjadi baik atau buruk,namun baik buruk yang relatif.Baik dan buruk yang ada sekarang ini adalah 2 hal yang abstrak serta penuh dengan pengaruh pendapat orang yang ada di sekitar kita.Dalam hal ini baik adalah hal menurut kebanyakan orang benar dan sudah menjadi acuan pendapat pada jangka waktu tertentu.Begitu pula buruk.Hal yang menurut buruk bagi kebanyakan orang akan menjadi hal buruk selamanya dan menjadi acuan bagi mereka,lalu akan disebarkan kepada orang disekitarnya dan sebagian dari mereka akan mempercayainya.dan sebagian dari mereka akan mencari kebenaran hal tersebut dan sisanya lagi akan berpikiran MASA BODOH.
.
Seperti halnya kuliah,Normalnya kita sebagai Mahasiswa Baru akan mempercayai hal benar yang ada di sekitar kampus dan menjauhi hal yang buruk seperti kata-kata teman,senior dan dosen kita.Ketika kita mempercayai mereka semua,setidaknya dalam hati kita akan merasa aman dan damai karena semua orang percaya itu dan melakukan hal itu.Namun sejenak perlu kita renungi Surat Al - Hujarat ayat 6 yang bunyi artinya adalah :

 "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." 

Ketika kebanyakan orang mengatakan itu benar belum tentu itu benar dan belum tentu juga salah.Kebenaran sesungguhnya adalah milik tuhan dan bagi orang-orang yang mau mencari kebenaran itu sendiri.Pepatah pernah mengatakan bahwa "ikan yang mengikuti arus adalah ikan yang mati".
.
Mahasiswa adalah salah satu Manusia yang bermartabat dan memiliki derajat yang tinggi bagi segelintir rakyat di negeri ini.Banyak dari rakyat kecil mengharapkan langkah nyata dari manusia yang satu ini.Mahasiswa adalah awal pergerakan bagi suatu kemenangan rakyat.Dia adalah manusia yang memiliki kecerdasan dan intelektual tinggi yang dapat merubah nasib masyarakat.Mahasiswa adalah pelopor perubahan dan sebagian menjulukinya agent of change.Mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat kecil dan menyampaikan suara-suara mereka yang lantang dijalan untuk melawan ketidakadilan.Namun apakah hal diatas benar adanya atau hanya sebatas teori dan julukan semata?
.
Saat ini Indonesia memiliki ratusan kampus dengan Mahasiswa yang banyak diikuti kegiatan-kegiatan yang mewah dan menjadi ciri khas masing-masing kampus itu sendiri.Ketika kita memasuki salah satu kampus pasti kita akan menemui beberapa dari mereka asyik dengan buku novel atau buku Perpusatakan yang mereka pinjam minggu lalu.Ada yang fokus dengan handphone mereka,Scroll media sosial dan berita terkini.Lebih jauh itu ketika menuju sekertariat organisasi kita akan menemukan segerombolan mahasiswa yang sibuk berdiskusi satu sama lain,saling bertukar pendapat tentang apa yang akan mereka lakukan untuk memenuhi target event yang sudah disepakati pada rapat kerja di awal kepengurusan.Tempat itu adalah tempat yang asik bagi segelintir orang namun tidak bagi mereka yang hanya kuliah lalu pulang ke rumah atau kost.
.
Keahlian dan Minat seseorang pasti berbeda dan memiliki ciri khas masing-masing bagi setiap individu.Namun,kembali lagi kepada hakikat Mahasiswa,apakah pernah terbesit dipikiran mereka soal rakyat? orang-orang yang menjuluki mereka pahlawan dan agen perubahan.Apakah saat ini mereka sedang memikirkan nasib mereka ketika ketidakadilan merajalela,ataukah mereka hanya sibuk memikirkan urusan kuliah serta event-event mereka? YA,mereka memikirkan rakyat,namun tidak semuanya
.
Bagi sebagian orang menjadi Mahasiswa hanya fokus belajar,memiliki IPK yang bagus,lulus cumlaude dan berguna bagi masyarakat kemudian hari.Ada yang fokus terhadap kegiatan kampus untuk menunjang softskill mereka supaya mendapat nilai lebih ketika lulus nanti.Namun ada yang berpikir lain,menjadi seorang mahasiswa bukan semata mendapat IPK yang baik namun apa yang sudah mereka lakukan untuk rakyat ketika menjadi mahasiswa dengan menyuarakan opini tentang kesengsaraan rakyat.Tidak sedikit dari mereka yang menyerahkan seluruh pikiran,jiwa dan raganya untuk memperjuangkan hak rakyat yang tertindas selama menjadi mahasiswa,Lalu lulus kemudia mengabdi untuk masyarakat.
.
Dari pernyataan itu semua apakah semua salah? tidak,semua itu benar dan itu adalah pilihan Mahasiswa untuk memperoleh apa yang mereka mau untuk berguna bagi bangsa dan negara.Namun,apa yang salah dari itu semua? ketika dari masing-masing segmen mahasiswa tersebut mencela satu sama lain dan menganggap apa yang mereka lakukan benar adanya.Mahasiswa yang hanya bisa belajar dan fokus kepada buku terkadang dicela tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya dan hanya mementingkan diri sendiri.Padahal jika kita melihat lebih kedalam lagi mungkin saja dia sedang fokus untuk memikirkan sesuatu yang berguna bagi banyak orang lewat kemampuanya.Bagi mahasiswa yang biasanya turun kejalan atau istilah kerenya "DEMO" yang membawa aspirasi masyarakat secara nyata kerap dicela oleh media bahkan kawan mereka sendiri dengan dalih mereka hanya bisa memberi kritik tanpa memberi solusi,hanya memaki tanpa pernah melakukan sendiri.Penyebab kericuhan,anarkis dan seenak maunya sendiri.Tak jarang mereka dapat komentar hate di sosial media dengan kata-kata yang tidak pantas.Apakah ini yang dinamakan Mahasiswa?
.
Memegang nama mahasiswa memanglah tidak mudah namun dengan adanya perbedaan pendapat apakah sesama mahasiswa harus mencela satu sama lain.Setiap hari di sosial media dipenuhi oleh perdebatan antara mahasiswa satu dengan lainya.Dengan peristiwa tersebut membuat kita lupa tentang arti dari persatuan dan persaudaraan.Secara tidak langsung kita telah mengingingkari apa yang telah dilakukan oleh pendahulu kita.Dengan berdebat kita akan lupa terhadap kepentingan rakyat yang selalu menunggu kita berbuat.Menjadi Mahasiswa tak harus melulu menjadi benar sendiri namun kita tetap harus mengutamakan Persatuan.Masih ingatkah kita tentang peristiwa '98 yang berhasil menggulingkan pemerintahan kala itu.Peran Mahasiswa sangatlah berpengaruh saat itu karena adanya persatuan dan tujuan sama yaitu untuk memperjuangkan kemenangan hak rakyat
.
Sebuah perjuangan memang tidaklah mudah,terkadang kita hanya menuntut perubahan namun tanpa mau menjadi bagian dari perubahan tersebut.Mahasiswa membutuhkan persatuan demi mewujudkan apa yang dicita-citakan bangsa ini seperti yang tercantum dalam Pancasila dan UUD 1945.jadilah hebat dengan diri sendiri tanpa memandang rendah saudaramu.Untuk perubahan kita tidak akan mampu berjalan sendirian.
Hidup Mahasiswa !

Ditulis Oleh :
Aba Rohmad N
Mahasiswa Yang Rindu Kemenangan

2 Komentar