Jangan Takut Baik!





Setiap manusia pasti memiliki kecenderungan dalam berbuat baik karena memang fitrah manusia itu sendiri adalah senantiasa berbuat kebaikan, Tak peduli berapa banyak dosa yang telah kita buat, akan ada satu kebaikan yang akan senantiasa kita lakukan tanpa kita sadari dalam hidup ini.

Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.( Q.S Al- Baqarah : 148 )

Memahami ilmu kebaikan bagi seorang muslim tiap amal yg dilakukannya tentu harus didasari pada ilmu semakin banyak ilmu yg dimiliki dipahami. InsyaAllah akan makin banyak amal yg bisa dilakukannya sedangkan makin sedikit pemahaman atau ilmu seseorang akan semakin sedikit juga amal yg bisa dilakukannya apalagi belum tentu orang yg mempunyai ilmu secara otomatis bisa mengamalkannya.

Dalam beberapa hal kita sendiri sering malu dalam berbuat baik hanya karena takut dianggap sok suci atau munafik. Memang selain berbuat kebaikan kita juga tak terlepas dari yang namanya kesalahan dan dosa. Setiap manusia punya perjalanan hidupnya sendiri, apabila kita melakukan kesalahan atau dosa bukan berarti kita tak pantas untuk menyeru dan mengajak dalam hal kebaikan. Hal ini sering diputarbalikan oleh banyak orang bahwa masa lalu kita menjadi acuan dalam menyanggah apa yang akan kita perbuat, contoh saja kita mengajak untuk menjauhi zina, atau pacaran, namun orang lain selalu mengungkit masa lalu kita yang dulu pacaran sampai tidak bisa dihitung berapa kali. Masa lalu sejatinya menjadi pelajaran, bukan untuk menjadi patokan dalam menilai seseorang, yang lalu biarlah berlalu.

Kita akan mengalami pahitnya sebuah perjalanan sebelum menikmati sebuah kebahagiaan. Ketika kita belum menemukan apa yang kita inginkan, maka coba lagi. Apabila masih belum tercapai maka,
bertawakalah.

Manusia hanya bisa berserah diri kepada Allah atas apa yang dilakukan. Banyaknya yang memaki bukan berarti kita harus berhenti di jalan ini. Ingatlah karena sesungguhnya Allah senantiasa akan menolong orang-orang yang berjuang dijalan-Nya.

Tetap Istiqomah dalam menyebarkan kebaikan!

0 Komentar